Saturday, 22 April 2017

Peringatan isra' mi'raj, saat tepat instrospeksi diri



BENGKULU-MC. “Momentum Isra’ Miraj dapat dijadikan saat yang tepat untuk tafakur dengan fikiran dan hati, dan mengambil hikmah yang ada baik kita sebagai tokoh masyarakat, aparatur pemerintah maupun masyarakat biasa,” sebut Gotri membacakan kata sambutannya.

Perintah Provinsi Bengkulu yang diwakili oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Gotri Suyanto mengatakan, peristiwa Isra’ mI’raj Nabi Muhammad SAW tersebut  hendaklah  menjadi pemebelanjaran dan sarana intropeksi bagi kita semua, sehingga berbagai problema kehidupan ini dapat disikapi dengan cara arif dan bijaksana, dan kita dapat mengurangi beban kita dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Disamping itu juga, sebutnya, diharapkan dengan momentum ini, kita dapat  menyikapi setiap perubahan dalam hidup ini dengan baik, dengan sempurnakan lagi komukasi dengan sang pencipta dengan melakukan ibadah yang diwajibkan-Nya.

Isra’ Miraj itu sendiri merupakan suatu anugerah yang diberikan oleh Allah SWT kepada Nabi Besar Muhammad SAW, dimana saat itu pada bulan Rajab pada tanggal 27 Rajab tahun 621 Masehi. Nabi Muhammad SAW dengan kekuasaan Allah SWT melakukan perjalan dimalam hari  dari Masjidil Haram di Mekkah menuju Masjidil Aqsa di Palestina, kemudian dilanjutkan ke Sidratul Muntaha.
Dalam peristiwa luar biasa tersebut, Rasulullah SAW menerima langsung Wahyu dari Allah SWT, berupa perintah sholat lima kali setiap hari yang di wajibkan bagi umat Islam hingga kini.

Peristiwa tersebut memberikan hikmah bagi kita, kata Gotri,  untuk semakin meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT agar kita tidak lepas kendali.

“Kesadaran itulah yang membimbing kita, sehingga kita tidak sombong yang mengakibatkan hilang kendali dan lupa akan kuasa sang pencipta,” sebut Gotri.


Pemerintah Provinsi Bengkulu bekerjasama dengan Panitia Hari Besar Islam (PBHI), Majelis Ulama Indonesia (MUI ) Provinsi serta Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, menggelar acara Isra’ Miraj Nabi Besar Muhammmad SAW  1438 H, di Gedung Daerah Bengkulu, Sabtu (22/4)

Acara tersebut di hadiri oleh seluruh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Bengkulu, Aparatur Sipil Negara serta ibu-ibu majelis taklim se-Provinsi Bengkulu.

Acara tersebut mengangkat tema “Dengan peringatan  Isra miraj Nabi Besar Muhammad SAW 1438 H tahun 2017 kita tingkatkan ukhuwah Islamiyah untuk bersama-sama membangun  Provinsi Bengkulu yang maju dan sejahtera”. (Saipul)

Saturday, 8 April 2017

3 hal sebelum berkata "YES I WILL MARRY YOU"

Liat timeline FB ada yg gerutuin ,v orang tua yg g pro nikah dini itu agak gimanaaaaa gitu..
😟😟😟
.
Saya sih bukan g setuju nikah dini, nikah waktu kuliah ya..
.
Tapi mengabaikan pendapat orang lain itu yg saya g suka..Apa lagi orang tua kita sendiri ini..
.

Thursday, 6 April 2017

Wednesday, 5 April 2017

Cara menggendong bayi untuk mama muda

"aduhhh takut ahhh. Ntar salah gendong lagi..."
"Ibu aja yang gendong. Aku g berani."
"Bayi mungil gini gimana gendongnya?"

Ingat dulu waktu pertama kali punya anak.
Aduh duh duhhh..
Mau angkat buat gantiin bedong yang basah karena pipis aja aku gemetaran 😂😂😂

Hana lahir dengan BB 2,7kg. Mungil kaaannn..
Tapi lahir Hani udah jago gendong nya ohohoho (Halah)

Perlu sih khawatir salah gendong karena kan bayi masih lemah lembut dalam arti sesungguhnya kan ya. Salah-salah ntar malah mempengaruhi tumbuh kembang buah hati kita kaaannn..

Nih catatan Bani Alrasyid kasi beberapa info dari banyak sumber tentang cara gendong yang udah terakreditasi A (sekolah kaleee)
.
.
.
👶Usia 0—3 Bulan

Caranya, mendekat ke bayi lalu bungkukkan badan dan selipkan satu tangan kita ke bagian leher untuk menyangganya. Dilanjutkan dengan meletakkan tangan di bagian belakang tubuh bayi untuk menopang punggung dan bokongnya. Selanjutnya, pastikan bagian punggung, leher, dan kepala bayi diletakkan di lipatan siku, lalu bagian belakang tubuh bayi ditopang oleh telapak tangan, sehingga bokong dan kakinya otomatis ditopang lengan (cradling hold), kemudian dekatkan wajahnya ke dada kita sehingga ia merasa nyaman. Semuanya harus dilakukan secara perlahan.

Bisa juga bayi digendong dalam posisi tegak, kepala bayi di atas bahu kita dan menghadap ke belakang. Topang leher dan kepalanya dengan satu tangan, sementara tangan lainnya menopang bokong dan sebagian punggung.

Untuk posisi duduk, bisa dilakukan setelah usia 1 bulan. Bayi diposisikan setengah duduk di atas lengan, sementara lengan yang lain memegang dada dan kepalanya bersandar di dada.

Bisa juga posisi shoulder hold, yaitu bayi digendong dalam posisi tegak 45 derajat, perut bayi bersentuhan dengan dada ibu. Syaratnya, bayi harus sudah bisa mengangkat lehernya ketika tengkurap.

Jika menggunakan kain gendongan, pastikan tubuh bayi sudah tersangga dengan baik. Pasang kain gendongan secara baik. Sering-seringlah melihat posisi bayi karena bisa saja posisinya berubah dan membuatnya tak nyaman. Ubah kembali ke posisi yang menurut kita akan membuat bayi merasa lebih nyaman. Beberapa kain gendongan lebih fokus menyangga tubuh bayi bagian bawah, karena itu gunakan tangan kita untuk menyangga tubuh bagian atas bayi.
.
.
👶Usia 3—6 Bulan

Di usia ini, biasanya bayi lebih senang digendong dengan posisi duduk menghadap ke depan, karena ia sudah mampu duduk di pangkuan dan tidak betah dibaringkan.

Di usia 4 bulan, posisi bayi sudah lebih luwes, bisa digendong menghadap ke depan, belakang, atau berhadapan.

Di usia 5 bulan, sebaiknya gunakan kain gendongan karena tubuhnya sudah semakin berat. Posisinya bisa didudukkan di pinggang, di depan perut dengan posisi berhadapan dan ditopang salah satu lengan. Dengan begitu kita tetap bisa melakukan aktivitas lebih mudah.
.
.
👶Usia di atas 6 Bulan

Ini udah bisa santai mak. Usia segini juga bayi udah mulai bisa duduk sebagai persiapan MPASI. Mengingat ototnya sudah kuat, banyak posisi menggendong yang bisa dilakukan di usia ini.

kita bisa menggendongnya dengan cara didudukkan di depan dada sementara satu tangan menopang bokong dan tangan lainnya melingkar di perut.

Atau menggendong duduk dengan posisi setengah berhadapan dimana satu tangan menopang bokong, lalu tangan lain menopang pinggang.

Bisa juga menggunakan alat gendong punggung sehingga bayi bisa digendong di atas punggung.
.
.
.
Gimana?
Gampang kaaaannn..
Yakin deh bisa.
Hana aja bisa 😍😍😍