------------
Hampir dipastikan saat bicara tentang kenikmatan surga, anak-anak akan bertanya: Ada es krim gak? Ada mobil-mobilan remot gak?
Kalau jawabannya : Tidak ada, tidak ada dalilnya, itu kenikmatan sia-sia.
Maka seketika itu juga, anak-anak akan menjawab : Kalau begitu aku gak mau masuk surga.
Nah, ini masalah baru yang lebih besar.
Ada juga yang menjawab : Oh...ada.
Setiap ditanya, selalu jawabannya : Oh....ada.
Dengan harapan bahwa mereka bersemangat untuk mengejar surga.
Tapi mana di antara dua jawaban di atas yang benar?
Tidak dua-duanya. Jawaban pertama salah dari sisi efek sebuah jawaban. Rasulullah sendiri adalah orang yang tidak sekadar menjawab pertanyaan tetapi sangat memperhatikan siapa yang bertanya sekaligus keadaan di balik pertanyaan. Sehingga terkadang jawaban beliau lebih dari teks pertanyaannya.
Adapun jawaban kedua salah dari sisi menjawab tanpa ilmu pasti. Hanya menggunakan logika dan qiyas yang tidak selamanya benar digunakan untuk menjawab sebuah ilmu.
Terus, bagaimana cara menjawabnya?
Berikut kaidahnya :
Hampir dipastikan saat bicara tentang kenikmatan surga, anak-anak akan bertanya: Ada es krim gak? Ada mobil-mobilan remot gak?
Kalau jawabannya : Tidak ada, tidak ada dalilnya, itu kenikmatan sia-sia.
Maka seketika itu juga, anak-anak akan menjawab : Kalau begitu aku gak mau masuk surga.
Nah, ini masalah baru yang lebih besar.
Ada juga yang menjawab : Oh...ada.
Setiap ditanya, selalu jawabannya : Oh....ada.
Dengan harapan bahwa mereka bersemangat untuk mengejar surga.
Tapi mana di antara dua jawaban di atas yang benar?
Tidak dua-duanya. Jawaban pertama salah dari sisi efek sebuah jawaban. Rasulullah sendiri adalah orang yang tidak sekadar menjawab pertanyaan tetapi sangat memperhatikan siapa yang bertanya sekaligus keadaan di balik pertanyaan. Sehingga terkadang jawaban beliau lebih dari teks pertanyaannya.
Adapun jawaban kedua salah dari sisi menjawab tanpa ilmu pasti. Hanya menggunakan logika dan qiyas yang tidak selamanya benar digunakan untuk menjawab sebuah ilmu.
Terus, bagaimana cara menjawabnya?
Berikut kaidahnya :

