Dia adalah Yusuf (bukan nama sebenarnya) usia 12 tahun seorang anak autis ..
Saya
bertemu beberapa hari yang lalu tanpa sengaja ..ketika aku berkunjung
ke rumah teman baruku dan ku temukan ia tengah corat caret menggambar
sesuatu di atas kertas yang ku sendiri ga tahu gambar apa itu.. ketika
ku sapa sepertinya ku lihat ada hal yang beda pada
jiwanya...sikapnya..yang hanya diam..sambil menggambar ia diam dan asik
dengan dunianya sendiri hingga gambar itu selesai dan ia berikan kepada
ku tanpa berkata, ketika aku memainkan jari jemariku memetik gitar, ia
hanya meletakan jemarinya di atas senar yang sama ini... tanpa tahu
bagaimana bunyinya dan tanpa ekpresi apakah ia menikmati dawai gitar ini
atau ia hanya ingin tahu, karena senyum saya tak pernah dibalasnya.....
iya, dunianya begitu berbeda saat ku menatap matanya sedikit lama
dunianya begitu sunyi, begitu hening, begitu bisu.......hmmmm
"Subhanallah… ALLOH SWT menciptakan lelaki kecil
ini pasti untuk mengajarkan kepada orang-orang sekelilingnya bahwa untuk
bicara dengan ALLOH tidak perlu bersuara, ketika menginginkan sesuatu
tidak perlu berteriak, dan lelaki kecil ini mengajarkan betapa indahnya
dunia yang ia miliki, syurganya nan sepi yang sepanjang 12 tahun ia
tempati tanpa suara, ALLOH tetap memenuhi kebutuhannya untuk hidup :("
Ya
ALLOH, wahai pemilik napas, yang setiap apa yang ENGKAU ciptakan adalah
ilmu bagi yang lain, terima kasih sudah mengajarkan saya betapa
indahnya sepi … sepi adalah ketika hanya saya dan ALLOH yang saling
berbicara bahkan tanpa kata..
Mungkin kadang diam itu memang
indah,
“Lisan orang yang berakal muncul dari balik hati nuraninya. Maka
ketika hendak berbicara, terlebih dahulu ia kembali pada nuraninya.
Apabila ada manfaat baginya, ia berbicara dan apabila dapat berbahaya,
maka ia menahan diri. Sementara hati orang yang bodoh berada di mulut,
ia berbicara sesuai apa saja yang ia mau..”
jadi yusuf hanya bicara
dengan hati nuraninya dan menyampaikan lewat perbuatannya saja tanpa
bicara, ya ALLOH sayangi dia dalam bisunya ya ALLOH karena dia juga
manusia...
Semoga dengan sebuah cerita ini, sahabat-sahabat bisa mengambil hikmahnya.. Wallohu A'lam Bish Showwab.